Sebenarnya hati ini hanya untukMu
Sebenarnya jiwa dan kerinduan ini
hanya untukMu
Tapi aku masih tidak mengerti
Mengapa cinta ini belum berbekas
mendalam
Sungguh, hidupku, matiku, dan
sholatku hanya untukMu
Aku cemburu dengan mereka yang
lebih dekat denganMu
Aku cemburu dengan mereka yang tak
pernah lelah mengingatMu
Dengan mereka yang selalu
memberikan tiap detiknya hanya untukMu
Dengan mereka yang selalu
mengagungkan kebesaranMu
Allah, tahukah, aku cemburu
dengan mereka yang lebih Shaleh
Dengan mereka yang selalu dekat
dengan Al-Quran
Dengan mereka yang melantunkan
firmanMu dengan indah
Dengan mereka yang sudah
menghafal kalamMu
Sungguh, air mata ini bersimbah
hanya untukMu
Sesak di dada akan selalu ada
meghampiri
Jangan pernah jauh dari diriku
yang hina ini
Jangan palingkan kasih sayangMu
dari hidupku yang fana ini
Allah, aku cemburu, sungguh sangat
cemburu
Dengan mereka yang mampu menahan
lapar dan dahaganya
Dengan mereka yang selalu menahan
kantuknya
Demi bertemu dalam pertemuan
indahMu
Mereka yang sangat mudah bangun
di sepertiga malamnya
Padahal aku tahu, Allah turun ke
langit pertama setiap malam
Untuk menemui mereka-mereka yang
merindukan kehadiranMu
Aku sangat cemburu dengan mereka
Aku sangat cemburu dengan mereka
Yang sangat mudah melangkahkan
kakinya ke RumahMu
Yang menjadikan Mesjid sebagai
tempat bersimbah
Mereka yang terpaut hati-hatinya
dengan mesjid
Allah, lihat diriku yang hina ini
Lihat diriku yang selalu menangis
dalam sujudMu
Aku hanya minta cintaMu tumbuh di
dalam hidupku
Tetapi, kenapa Kau pilih mereka?
Kenapa mereka begitu mudah
dekat denganMu ya Allah?
Aku, kamu, dia, dan mereka adalah
sama
Tapi kenapa cinta ini berbeda?
Adakah yang salah?
Aku tahu dan aku sadar
Aku selalu mengecewakanmu dalam
ibadahku
Dosaku yang telah menggunung
tinggi
Tapi aku ini adalah hambaMu yang
tidak bisa hidup tanpa nikmatMu
Allah, aku cemburu
Dengan mereka yang selalu Kau
cintai
Dengan mereka yang selalu Kau
jaga keimanannya
Aku hanya ingin bertemu di setiap
pengabdianku
Allah, maafkan dan sadari diriku
Allah, lembutkan hati-hati ini
untuk selalu rindu dan dekat denganMu
Allah, terimalah pintu maaf kami
Untuk tempatkan aku di barisan
pertama yang dekat denganMu
Allah, engkau Tuhanku yang Maha
Agung
Jangan jauhkan kasih sayang dan
cintaMu dariKu
Aku hanya mengaharap itu dariMu,
hanya itu
Pertemukan Aku dengan
mereka-mereka yang Aku cemburui
Pertemukan Aku dengan mereka yang
selalu mengajak Aku untuk mencintaiMu
Dalam cinta dan keridhaan, di
SurgaMu ya Allah
Kawan, mengapa kita selalu malas
dan enggan untuk beribadah kepada Allah SWT? Lihat kembali hati-hati kita ini,
mungkin sudah tidak ada ruang untuk mencintaiNya. Tumbuhkanlah rasa cinta ini
dengan mengenal lebih dekat diriNya.
Allah SWT berkata:”Kalau Allah
SWT mencintai seorang hamba, maka beliau memanggil Jibril. “Wahai Jibril Aku
mencintai si Fulan, maka cintailah dia. Lalu, Jibril memanggil penghuni langit.
”Wahai penghuni langit! Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan maka cintailah
dia. Lalu penghuni bumipun mencintainya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Percayalah Kawan, cintaNya kepada
kita Maha Tinggi. Ta’atlah kita kepadaNya, pasti Allah mencintai kita. Jikalau kita
berpaling dariNya, Allah akan memanggil kita untuk lebih dekat. Demi keagunganNya,
siapapun yang memohon ampunanNya, Niscaya Allah akan mengampuninya. Perhatikanlah
bagaimana Allah mencurahkan rasa cintaNya kepada kita. Yang berbuat demikian,
hanyalah Allah semata. Sadarlah Kawan, bahwa Allah mencintai kita lebih dari
yang kau tahu.
Hermawan Pramudya
Yang selalu mengharapkan cinta dan kasih sayangMu
Pondok Madani, 29 Mei 2015
11 Sha'ban 1436 H
H-20 Ramadhan

